BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Ambulans Laut Hilang Kontak di Perairan Pangkep, Tiga Awak Belum Ditemukan

banner 120x600
banner 800x150

Pangkep – Sebuah kapal ambulans laut yang bertugas melayani rujukan medis antar pulau di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, dilaporkan hilang kontak sejak Senin (13/10/2025) pagi.

Kapal tersebut diketahui berangkat dari Pulau Tinggalungan menuju Pulau Dewakkang, namun hingga kini belum tiba di tujuan dan belum dapat dihubungi.

Klik Disini
Kapal Ambulans Laut Hilang Kontak di Perairan Selat Makassar, Bawa 3  Penumpang
Ambulans Laut Hilang Kontak di Perairan Pangkep, Tiga Awak Belum Ditemukan

Kronologi Hilangnya Kapal

Berdasarkan informasi dari warga dan pihak berwenang, ambulans laut itu berangkat sekitar pukul 07.00 Wita dengan membawa tiga awak, yakni M. Tahir (65) sebagai nahkoda, Najamuddin (55), dan Hasri (60). Menurut rencana, kapal hanya menempuh perjalanan singkat antar pulau yang biasanya memakan waktu sekitar 45 menit.

Namun, menjelang siang hari, pihak penerima di Pulau Dewakkang mulai khawatir karena kapal tak kunjung tiba. Upaya menghubungi awak kapal melalui radio dan telepon seluler pun tidak mendapat respons. Hingga sore hari, keberadaan kapal tersebut masih belum diketahui.

Baca Juga :Usia Baru 19, Ketua PSI Sulsel Ingin Obok-obok Pangkep Basis Nasdem yang Dipimpin Ayahnya


Basarnas dan BPBD Turun Melakukan Pencarian

Menanggapi laporan tersebut, Basarnas Makassar bersama BPBD Pangkep segera mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian. Operasi pencarian dimulai sejak Selasa pagi dengan menyisir perairan sekitar Pulau Pamantauan, Podang-Podang, dan Dewakkang, yang merupakan jalur pelayaran kapal tersebut.

“Tim SAR sudah bergerak dengan dua unit perahu karet dan kapal cepat. Kami juga berkoordinasi dengan nelayan setempat untuk membantu pencarian,” ujar Kepala Basarnas Makassar, dalam keterangannya kepada media.

Selain faktor cuaca, tim juga memperhatikan kemungkinan gangguan mesin atau kapal terseret arus kuat, mengingat pada hari kejadian sempat terjadi angin kencang dan gelombang tinggi di sekitar perairan Pangkep.


Keluarga Korban Harap Cemas

Kabar hilangnya ambulans laut ini membuat keluarga para awak kapal cemas dan menunggu kepastian di dermaga Pulau Dewakkang. Sejumlah warga turut membantu dengan memantau pesisir dan memberikan informasi jika melihat tanda-tanda kapal atau serpihan.
“Kami hanya berharap mereka segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar salah satu keluarga nahkoda, dengan nada haru.


Pemerintah Daerah Pantau Langsung

Pemerintah Kabupaten Pangkep melalui Dinas Kesehatan dan BPBD terus memantau perkembangan pencarian. Ambulans laut tersebut diketahui beroperasi untuk melayani pasien dari pulau terpencil menuju rumah sakit di daratan utama.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih berlangsung dan belum ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun ketiga awaknya. Pihak Basarnas mengimbau nelayan dan pengguna jalur laut di wilayah Pangkep agar waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem dan segera melapor jika menemukan petunjuk terkait kapal ambulans yang hilang tersebut.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *