Pangkep – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1421/Pangkep terus menunjukkan progres positif. Hingga Jumat (16/10/2025), pengerjaan pengecoran jalan penghubung di Desa Tamarupa, Kecamatan Mandalle, telah mencapai 40 persen dan terus dikebut agar selesai tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pengecoran Jalan Penghubung Dikebut
Kegiatan TMMD di Desa Tamarupa difokuskan pada pembangunan jalan penghubung antar dusun yang sebelumnya sulit diakses, terutama saat musim hujan. Dengan adanya pengecoran jalan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah melakukan aktivitas ekonomi dan sosial.
Komandan Kodim 1421/Pangkep, Letkol Inf Fajar Widyantoro, menjelaskan bahwa pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara personel TNI dan warga setempat. “Kami bersama masyarakat terus bekerja siang dan malam agar proyek ini rampung sesuai target waktu. Saat ini progresnya sudah mencapai 40 persen,” ujarnya.
Baca Juga : Dituduh Aniaya Honorer Disdukcapil, Anggota DPRD Pinrang: Hanya Ambil Ponsel, Tak Ada Penganiayaan
Menurutnya, pembangunan jalan ini menjadi salah satu prioritas utama TMMD tahun ini karena memiliki dampak langsung terhadap peningkatan aksesibilitas dan kesejahteraan warga pedesaan.
Manfaat Besar bagi Warga Desa Tamarupa
Sebelum adanya program TMMD, kondisi jalan di Desa Tamarupa sangat memprihatinkan. Jalan tanah yang licin dan berlubang sering kali menyulitkan warga untuk mengangkut hasil pertanian maupun menuju fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas.
Dengan pembangunan jalan cor beton ini, jarak tempuh antar dusun akan menjadi lebih singkat dan mobilitas warga lebih lancar. “Kami sangat bersyukur dengan bantuan TNI. Dulu kalau musim hujan, jalan becek dan susah dilalui. Sekarang sudah mulai bagus,” ujar Rahman, salah seorang warga Desa Tamarupa.
TNI dan Warga Wujudkan Gotong Royong Nyata
Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menanamkan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Dalam kegiatan ini, warga setempat ikut berpartisipasi membantu membawa bahan bangunan, menyiapkan makanan, hingga ikut dalam pengecoran jalan.
“Semangat gotong royong ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Tanpa dukungan masyarakat, tentu pekerjaan ini tidak akan secepat ini,” tambah Dandim Fajar.
Target Rampung Tepat Waktu
Dengan progres yang telah mencapai 40 persen, pihak Kodim 1421/Pangkep optimistis pengerjaan jalan dapat rampung sebelum penutupan TMMD ke-126. Setelah jalan selesai, program akan dilanjutkan dengan kegiatan nonfisik seperti penyuluhan pertanian, kesehatan, dan wawasan kebangsaan.
Melalui TMMD ini, TNI berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan masyarakat serta membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan Kabupaten Pangkep, khususnya di Desa Tamarupa.

















