Momentum Bersejarah di Hari Kemerdekaan
Pangkep – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) berlangsung khidmat sekaligus penuh makna. Bupati Pangkep hadir langsung memimpin upacara peringatan dan sekaligus menyerahkan sejumlah penghargaan serta bantuan sosial kepada masyarakat. Salah satu momen penting dalam rangkaian acara adalah penyerahan remisi kepada warga binaan serta santunan dari BPJS Ketenagakerjaan bagi keluarga penerima manfaat.

Remisi Bagi Warga Binaan
Bupati menyampaikan remisi atau pengurangan masa hukuman kepada sejumlah warga binaan Lapas Kelas II Pangkep. Remisi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perilaku baik, kedisiplinan, serta kesungguhan dalam mengikuti program pembinaan. Dengan adanya remisi, diharapkan warga binaan termotivasi untuk terus memperbaiki diri sehingga saat bebas nantinya mampu kembali menjadi bagian produktif dalam masyarakat.
Baca Juga : Ratusan Mahasiswa Ramaikan Seminar Islam di Unhas
Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan
Selain remisi, pemerintah daerah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan kepada ahli waris pekerja yang mengalami musibah meninggal dunia. Santunan ini diharapkan meringankan beban keluarga sekaligus menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam melindungi para pekerja melalui jaminan sosial ketenagakerjaan. Bupati menegaskan bahwa seluruh pekerja, baik formal maupun informal, penting untuk terdaftar dalam program BPJS agar terlindungi dari risiko kerja.
Wujud Kepedulian Pemerintah
Melalui penyerahan remisi dan santunan ini, Bupati menekankan bahwa peringatan HUT RI bukan hanya seremonial, tetapi juga harus diisi dengan aksi nyata yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Menurutnya, kemerdekaan sejati adalah ketika setiap warga negara merasakan keadilan, perlindungan, dan kesejahteraan dalam kehidupan sehari-hari.
Harapan ke Depan
Bupati Pangkep mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum HUT RI ke-80 sebagai pemacu semangat dalam membangun daerah. Ia berharap warga binaan yang mendapat remisi dapat segera beradaptasi kembali di tengah masyarakat, sementara keluarga penerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan bisa tetap tegar melanjutkan kehidupan. Dengan kerja sama dan semangat gotong royong, Pangkep diyakini mampu terus berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya.

















