Pangkep – Inovasi digital kembali hadir di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Smart Traffic resmi dioperasikan di simpang lima poros Kecamatan Bungoro, salah satu titik strategis jalur Trans Sulawesi.

Sistem ini diharapkan mampu menjadi solusi modern dalam memantau arus kendaraan secara real-time, sekaligus meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di wilayah tersebut.
Kasat Lantas Polres Pangkep, AKP Adnan Leppang, menjelaskan bahwa Smart Traffic merupakan bentuk penerapan manajemen transportasi cerdas dengan memanfaatkan teknologi sensor, kamera, dan kecerdasan buatan (AI).
“Dengan Smart Traffic, kami dapat memantau pergerakan kendaraan, mendeteksi pelanggaran, dan menganalisis kepadatan arus lalu lintas secara langsung,” ujarnya, Senin (14/10/2025).
Pantauan Real-Time dan Analisis Otomatis
Sistem Smart Traffic dilengkapi kamera dengan resolusi tinggi yang mampu merekam pelat nomor, jenis kendaraan, hingga kecepatan laju kendaraan. Semua data tersebut dikirim ke posko pengendalian lalu lintas Polres Pangkep untuk dianalisis secara otomatis.
“Teknologi ini bukan hanya untuk menindak pelanggaran, tapi juga sebagai alat prediksi kepadatan jalan. Dengan begitu, kami bisa mengatur pola pengalihan arus lebih cepat dan efisien,” tambah AKP Adnan.
Ia juga menjelaskan bahwa Smart Traffic menjadi bagian dari upaya Polres Pangkep menuju smart policing atau kepolisian berbasis teknologi informasi.
Baca Juga : Gugur saat Jaga Perbatasan Negara, Perwira Muda TNI Dimakamkan di TMP Pangkep
Dukungan Pemerintah Daerah dan Dampak Ekonomi
Pemerintah Kabupaten Pangkep turut memberikan dukungan terhadap pengoperasian sistem ini. Menurut pejabat Dinas Perhubungan setempat, keberadaan Smart Traffic akan memberi efek positif terhadap mobilitas masyarakat dan distribusi barang di jalur utama Sulawesi Selatan.
“Arus kendaraan di jalur Trans Sulawesi cukup padat, terutama kendaraan logistik dan penumpang. Dengan sistem ini, kita bisa mencegah kemacetan dan kecelakaan lebih efektif,” ujarnya.
Selain meningkatkan keamanan, Smart Traffic juga diharapkan mempercepat respon petugas saat terjadi insiden di lapangan, sekaligus memudahkan pengumpulan data lalu lintas yang dibutuhkan untuk perencanaan transportasi daerah.
Menuju Kota Cerdas dan Tertib Lalu Lintas
Penerapan Smart Traffic di Pangkep menjadi langkah awal menuju konsep kota cerdas (smart city) di bidang transportasi. Ke depan, Polres Pangkep bersama pemerintah daerah berencana memperluas sistem ini ke beberapa titik rawan kemacetan lain seperti poros Pangkajene–Minasatene dan akses pelabuhan Bungoro.
“Ini bukan sekadar proyek teknologi, tapi bagian dari komitmen kami untuk menciptakan lalu lintas yang tertib, aman, dan efisien di Kabupaten Pangkep,” tutup AKP Adnan Leppang.

















